Jumat, 15 Desember 2017

Promo Natal & Tahun Baru IndiHome Banjarmasin & sekitarnya

Gebyar dalam menyambut Natal & Tahun Baru 2018 ...
Hallo indihome lovers...
Masih betah dengan internet mu yang lelet kaya siput...cuciannn deh loo...
Segera beralih ke internet 100% jaringan fiber super duper cepat & stabil
Buruan langganan IndiHome Oke banget
More info ETTY IndiHome 085101673050 [ telp,sms,wa,line & telegram ]
Chat; Deal pilihan paket & pasang One day service, On inet useeTv, Telp (Tripleplay)...

salam 3s
solid
speed
smart

Telkom Akses Kalsel
Berikut List Tarif IndiHome Terbaru



Senin, 11 Desember 2017

Tugas ETIKA PROFESI AKUNTAN

Nama : Etty Rastika
Npm : 2014.12.8905
Tugas : Etika Profesi Akuntan
Dosen : Miko Djatmiko Soe
Kekuatan Visi
Seorang pemuda sedang naik sepeda di jalan raya. Tiba-tiba hujan turun dengan derasnya seperti ditumpahkan dari langit. Dengan segera ditepikan sepeda untuk berteduh di pinggir sebuah toko. Dia pun segera perhatiannya tercurah pada langit di atas yang berlapis awan kelabu. Sambil menggigil kedinginan, bibirnya tampak berbicara melantunkan doa, "Tuhan, tolong hentikan hujan yang kau kirim ini. Engkau tahu, saya sedang didesak keadaan harus segera tiba di tempat tujuan. Please Tuhan..., please... Tolong dengarkan doa hambamu ini." Dan tak lama kemudian tiba-tiba hujan berhenti dan segera si pemuda melanjutkan perjalanannya sambil mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang telah mendengar dan mengabulkan doanya. Di waktu yang berbeda, di cuaca yang masih tidak menentu, lagi-lagi hujan turun cukup deras dan kembali si pemuda berdoa memohon Tuhan menghentikan hujan. Tetapi kali ini hujan tidak berhenti bahkan semakin deras mengguyur bumi. Di tengah menunggu berhentinya hujan, si pemuda sadar, dia harus berupaya menemukan dan membeli jas hujan untuk mengantisipasi saat bersepeda di tengah hujan. Kali ini, walaupun terlambat, dia belajar sesuatu hal yakni ada saatnya mengucap doa tetapi juga harus disertai dengan usaha yaitu menyiapkan jas hujan. Suatu hari, di waktu yang berbeda, si pemuda ke kantor tanpa sepedanya karena ban bocor akibat kebanjiran. Hujan yang kembali turun, tetapi jas hujan yang telah dibeli, saat dibutuhkan tiba-tiba hilang entah kemana. Dia pun mulai bertanya kesana kemari, barangkali ada yang bersedia meminjamkan payung atau apapun untuk melindunginya dari terpaan guyuran hujan. Dan kembali, ia pun memanjatkan doa. Eh,tiba-tiba seorang teman yang bersiap hendak meninggalkan tempat itu dengan berkendaraan mobil berkata, "Hai teman, kalau kita searah jalan. Ayo ikut aku sekalian. Aku antar sampai tempat tujuanmu dan dijamin tidak kehujanan, oke?" Maka si pemuda itu pun mendapat tumpangan dan pulang ke rumah dengan selamat. Peristiwa alam yang sama, yakni turunnya hujan, telah mengajarkan si pemuda bahwa selain doa, harus usaha dan akhirnya berserah. Karena jika kita mau membuka hati, ternyata Tuhan tidak pernah meninggalkan kita tetapi kitalah yang harus berupaya dengan segala cara dan pikiran yang telah dikaruniakan Tuhan kepada kita. Netter yang Luar Biasa, Hanya sekedar mengandalkan doa saja namun tanpa usaha dan kerja nyata tidak mungkin ada perkembangan, hasil akhirnyapun pasti nihil alias kosong, sedangkan sekedar kerja keras tanpa diiringi doa memungkinkan kita salah bertindak karena hanya memikirkan hasilnya. Dengan dilengkapi doa, tentu usaha kita itu terarah di jalan yang benar, baik dan halal. Maka yang paling ideal adalah usaha dan kerja keras kita yang diiringi dengan doa,niscaya segala usaha kita akan dikabulkan dan tentu hasil yang kita inginkan akan sukses dan memuaskan.
Jadi hal yang dapat kita ambil dari artikel di atas bahwa seseorang apabila mempunyai keinginan membangun sebuah perubahan dalam hidupnya harus diiringi dengan kerja keras yang nyata dan do’a.
Sehingga selalu mempunyai kekuatan visi dan misi yang setara dalam kehidupan sehari- hari. Sama halnya apabila kita dalam mendirikan sebuah perusahaan atau tempat usaha harus diiringi dengan tekad usaha nyata dan do’a.

Untuk menjalankan kegiatan operasionalnya, Sebuah Kantor Akuntan Publik telah menyusun :
Visi
Memberikan nilai tambah bagi perusahaan atau lembaga dengan pelayanan yang prima terhadap permasalahan akuntansi dan keuangan.
Misi
1. Memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi bangsa melalui profesi akuntan publik dan jasa keuangan.
2. Membangun dan mengembangkan profesionalisme pengelolaan keuangan.
3. Membantu memberi solusi terhadap permasalahan keuangan dunia usaha dan lembaga nirlaba dengan memberikan pelayanan yang terbaik.
Etika adalah aturan tentang baik dan buruk. Beretika dalam berbisnis adalah suatu pelengkap utama dari keberhasilan para pelaku bisnis. Bisnis yang sukses bukan hanya dilihat dari hasil usaha saja, tetapi juga tercermin dari perilaku serta sepak terjang si Pelaku Bisnis dalam proses berbisnis.
Tanggung Jawab Sosial (social responsibility) Kantor Akuntan Publik sebagai Entitas Bisnis
Sebagai entitas bisnis layaknya entitas-entitas bisnis lain, Kantor Akuntan Publik juga dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk “uang” dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi. Artinya, pada Kantor Akuntan Publik juga dituntut akan suatu tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Namun, pada Kantor Akuntan Publik bentuk tanggung jawab sosial suatu lembaga bukanlah pemberian sumbangan atau pemberian layanan gratis. Tapi meliputi ciri utama dari profesi akuntan publik terutama sikap altruisme, yaitu mengutamakan kepentingan publik dan juga memperhatikan sesama akuntan publik dibanding mengejar laba.

IndiHome Kalimantan Selatan | Sales Resmi | 0851 0167 3050

  🌙✨ PROMO SPESIAL RAMADHAN & LEBARAN INDIHOME MARET ✨🌙 Momen Ramadhan & Lebaran paling enak kalau internet di rumah ngebut tanpa ...